Konsep Yin Yang atau Yinyang (Hanzi: 陰陽) berasal dari filsafat Cina dan metafisika kuno yang menjelaskan setiap benda di alam semesta memiliki polaritas abadi berupa dua kekuatan utama yang selalu berlawanan tapi selalu melengkapi. Yin bersifat pasif, sedih, gelap, feminin, responsif, dan dikaitkan dengan malam. Yang bersifat aktif, terang, maskulin, agresif, dan dikaitkan dengan siang. Yin disimbolkan dengan air, sedangkan Yang disimbolkan dengan api.
Yin (feminin, hitam, bersifat pasif) dan Yang (maskulin, terang, bersifat aktif) adalah dua elemen yang saling melengkapi. Setiap kekuatan di alam dianggap memiliki keadaan Yin dan Yang.
Kemungkinan besar teori Yin dan Yang berasal dari ajaran agama agraris zaman kuno. Konsep Yin Yang dikenal dalam Taoisme dan Konfusianisme, walaupun kata Yin Yang hanya muncul sekali dalam kitab Tao Te Ching yang penuh dengan contoh dan penjelasan tentang konsep keseimbangan.
Konsep Yin Yang merupakan prinsip dasar dalam ilmu pengobatan tradisional Cina yang menetapkan setiap organ tubuh memiliki Yin dan Yang.
(Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)
(By dieand)ketidaksiapan lahir dan batin dalam menjalani sesuatu yang serius tidak akan baik jika semua itu dilakukan terpaksa dan terburu buru,semua itu benar benar membutuhkan suatu persiapan untuk memulai,tentu melalui proses proses tertentu,dan kehati-hatian dalam menjalaninya, dimana kehati-hatian ini bukan berati ketakutan yang amat sangat,namun kehati-hatian ini hanya untuk mendapatkan atau diberikan hasil terbaik,agar kelak dikemudian hari kita tidak terlalu menyesal dalam menjalaninya, Namun terkadang seiring dengan berjalanya waktu yang seaakan akan kita berlomba dengan waktu, ada rasanya keinginan untuk melawan waktu dalam mewujudkan apa yang kita harpakan, dan itu pun semua kita menyadari menurut kita baik belum tentu juga menurut Allah, yang jelas penulis ataupun pembaca sangat berharap,,baik dimata kita dan baik juga dimata Allah, Takdir, Allahlah yang menentukan dan kita tidak bisa melawannya, namun kita sebagi manusia diberikan kesempatan untuk bisa merubah nasib kita, dan itupun tergantung dari jalan yang kita pilih, hikmah dibalik ini semua ,jangan menyianyiakan kepercayaan yang telah diberikan olehNYA ,manfaatkanlah sebaik mungkin, hanya dengan ikhtiar dan do'a juga terus berusaha dan sungguh "dalam menjalaninya (semoga kita selalu dalam Ridhonya Amiiin)

.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar